Pereman taubat

Sesungguhnya Allah adalah pemilik hati, dan Dialah pula yang berkuasa membolak-balik hati hamba-Nya. Hidayah Allah bisa datang kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Tak peduli siapapun orangnya dan sebesar apapun dosa atau kejahatan yang telah dilakukannya, apabila Allah telah menetapkan hidayah kepadanya, maka sekali-kali tak ada seorangpun yang mampu menghalangi. Termasuk kisah nyata berikut ini, tentang taubatnya seorang pria bertato yang tenggelam dalam dunia hitam, hingga akhirnya hidayah datang menghampirinya melalui perantara anaknya yang masih kecil…. Sungguh beruntunglah orang-orang yang apabila berbuat kesalahan, ia mengakuinya dan kemudian segera bertaubat menuju ampunan Allah dan Rahmat-Nya…

Berikut kisahnya,

Saya dahulunya seorang bajin*an/preman… Yang namanya penjara itu sudah biasa keluar masuk… termasuk penjara Nusa Kambangan… Hidupku itu… Hitam, sangat hitam kelam…badanku penuh tato…temanku itu setan, demit dan jin…kejahatanku kalau ditimbang mungkin bagai gunung…tak terhitung besarnya…

Setelah saya keluar dari penjara,
Anakku…menyadarkanku. Di sekolahan anakku ada acara manasik haji. Sepulangnya dari acara manasik haji anakku masuk kamar…mengambil celengan plastik…dibuka didepan mataku…. isinya hanya uang receh.

Lantas aku bertanya, “kenapa tabungannya dibuka?” jawab anakku, “uangnya untuk bapak”. Saya menimpali, “emangnya adik mau minta apa pada bapak?”. Anakku menjawab,“adik ingin bapak MANASIK HAJI KE MEKKAH lantas bisa sholat berjamaah bersama adik”. Seketika itu saya gemetar seperti orang lumpuh… menangis didepan anak saya sendiri… Saking tidak kuatnya meneteskan air mata kucium dan kupeluk anakku… Miris dan terharu mendengar ucapan anakku. Dari situlah kemudian aku perbaiki jalan hidupku dengan menjadi nelayan, jualan keliling… sampai akhirnya ikut sebuah proyek di Arab. Alhamdulillah bisa ikut umroh dan haji melalui proyek ini.

Wallahu’alam, Dengan tubuhku yang penuh tato ini aku sadar dan bertobat…aku berusaha menata dan memperbaiki hidupku. Diterima atau tidaknya itu urusan ALLAH…aku hanya ingin berusaha… memperbaiki diriku sendiri… sesuai kemampuanku. Terimakasih Ya Allah.. melalui anakku Engkau berikan hidayahmu.

kisah nyata SUBARNO@pepinggrop.com
Diterjemahkan dari: Fredy Suranto

****

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya:

“Dan orang-orang yang apabila melakukan perbuatan keji atau berbuat dzalim pada dirinya sendiri, mereka mengingat Allah lalu memohon ampunan terhadap dosa-dosa mereka. Siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu sedang mereka mengetahuinya. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya dan itulah sebaik-baik pahala.”
(QS: Ali Imran; 135-136)

Komentar